CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

20090805

anakku christo..

9 tahun telah berlalu,semua kenanganku bersamanya..bisa dikatakan sangat amat indah sampai aku tak bisa berhenti mencintainya,namun juga begitu buatku terluka sampai saat ini.aku duduk di tangga depan rumahku,memandangi anakku yang tengah bermain.namanya christo,masih 5 tahun tapi dia tinggi banget seperti ayahnya.pokoknya semua yang ada padanya itu persis seperti ayahnya,Gede.dari sifat,wajahnya,senyumnya,ngambeknya..semuanya..

9 tahun lalu,aku juga duduk disini.berdandan lama,mengaduk2 isi almari,berusaha secantik mungkin.penantianku terbayar dengan kebahagiaan saat gede tiba dirumah.aku berlari ke arahnya,menghamburkan pelukanku padanya,melepaskan segala rindu yang selama ini kutahan..aku begitu mencintainya.hari-hari yang kulewati bersama gede sangatlah indah,walaupun pada awalnya aku harus beradaptasi dengan semua sifatnya yang keras.dia sangat tempramental,tapi dibalik itu semua,gede sangat menyayangiku.dia selalu ada saat ku butuh dan berkat dialah aku bisa menyeleseikan kuliahku.dia sungguh sempurna,mapan dan punya masa depan,sungguhlah aku ingin sekali menjadi istrinya kelak,sebuah mimpi bisa menjadi nyonya gede..

..entah setan apa yang berbisik.gede datang saat rumahku sepi,dia menciumku seperti biasanya,tapi kali ini sensasi lain timbul..sebuah sensasi yang..nikmat sekali.satu persatu pertahananku luluh,imanku goyah hingga kami semua melakukan hubungan terlarang itu.sungguh terasa nikmat,membuatku melayang..rasa yang tak pernah kudapatkan selama ini,dan itu kudapat dari seorang yang sangat kucintai.kamipun jadi sama2 ketagihan akan seks,sebuah rasa yang benar2 baru dalam kehidupan kami.berulang kali kami melakukannya,gede berjanji menikahiku,dan akupun percaya terhadap semua janjinya..

...

3 bulan kemudian,aku mual2,nafsu makanku berkurang.aku juga merasa cemas karna htamu bulananku gak datang 2 bulan ini.kupikir karna stress,tapi saat aku memberanikan diri memakai test pack..aku hamil.satu sisi diriku kegirangan,aku kini tengah mengandung anak dari gede,benih cinta kita.satu sisi yang lain,aku takut gede tidak mengakuinya.daripada aku terus seperti ini,kuputuskan menghubungi gede.diseberang sana,tampak suaranya begitu kegirangan,dia sungguh bahagia dan akan segera kerumahku.

Sesampainya dirumah,gede memelukku erat,membelai dan mencium keningku,tak lupa dia mencium perutku.sungguh saat yang romantis..tapi itu awal bencana ini..
"aku janji akan menikahimu,kristin.aku akan segera menghubungi orang tuaku",kata gede.
"..tapi sayang,bagaimana dengan keyakinan kita yang berbeda?nanti bagaimana anak kita?kita tak boleh menikah dengan kondisi berbeda keyakinan seperti ini.orang tuaku juga takkan setuju..",sahutku lemah
"aku kira selama ini kamu mau masuk agamaku kris,aku gak bisa kalo harus keluar dari hindu.orang tuaku golongan bangsawan,gimana nanti nama keluargaku saat melihatku berpindah keyakinan?ikutlah denganku,ku mohon..",gede mulai berbicara dengan nada serius
"maaf,tapi ku juga tak bisa menjadi seorang hindu,aku kristen dan ku ingin anakku juga menjadi kristen.itu komitmenku..",aku mulai menangis takut,takut akan apa yang kutakutkan selama ini..
"baiklah kalo begitu..mungkin aku butuh waktu tuk sendiri dulu..",gede pergi meninggalkanku,aku mencoba menangisinya.tapi dia tak bergeming.hilang di tengah hujan bersama camaro ss-nya..

Kini apa yang tersisa?hanyalah sebuah penyesalan yang mendalam.aku tak tahu harus bagaimana.hari2ku habis untuk mengurung diriku dikamar.orang tuakt mulai resah dengan perubahanku yang tak ceria lagi.gede berkali2 sms dan telepon,meyakinkanku agar mau menerima syaratnya,tapi ku tetap bergeming..sampai suatu hari orang tua gede kerumahku..

Tak kusangka,orang tua gede menawarkan tuk menggugurkan janin yang ada dalam kandunganku.sontak orangtuaku yang selama ini tak tahu aku tengah hamil menjadi berang,menamparku habis2n,gede mencoba membelaku tapi malah dihajar oleh pukulan ayahku.akhirna keluargaku tak mau ikut saran dari keluarga gede,menolak semua uang dan syarat..kulihat raut muka gede yang dendam padaku,meninggalkanku dalam kondisi seperti ini.keluargaku yang kecewa padaku,membeli rumah di kota lain.mereka benar2 meninggalkanku.membuangku dan menghapusku dari keluargaku.

Inikah konsekuensi dari dosa ya Tuhanku?aku tak kuat lagi,aku tak tahan,aku ingin bunuh diri saat itu..tapi tanteku,maria.datang kerumah dan meyakinkanku tuk tetap tegar dalam menjalani ini semua.dia memberiku pekerjaan sebagai translator buku,karna dia juga seorang editor.pekerjaanku ini sungguh membuatku lega,aku bisa menabung untuk persalinanku kelak dan aku tak perlu meninggalkan rumah karena tante yang memindahkan tempat kerjanya dirumahku..

9 bulan 10 hari,
Perutku sangat mulas,tanteku yakin bayiku segera lahir.singkat kata,christo lahir dengan selamat,hanya karna dia mempunyai sedikit masalah dengan paru2nya,dia harus ditempatkan di kamar inkubator.

Aku memandanginya di balik ruang kaca,melihat christo yang tidur pulas di inkubator.di ruangan itu ada 2 bayi,satu christo,satu bayi yang..maaf..dia cacat,dia mempunyai satu tangan.miris sekali aku melihatnya,sungguh aku bersyukur melahirkan christo walaupun dia tak berayah..tapi,kenapa wajah anak ini mirip sekali dengan anakku??jangan2,akulah ibu dari anak ini??ya Tuhan..

Kegelisahanku mendadak berhenti oleh suara tangis seorang ibu muda,"anakku..!anakku seperti ini??tidaaak..",jerit dia histeris..dengan refleks aku memelukknya,aku paham sebagai sesama wanita dan ibu..sungguh tangisnya sangat menyayat.jerit pilunya yang menggema di lorong rumah sakit sungguh memilukan.akupun tak kuasa menahan tangis ku saat dia memelukku.kondisinya sangat berbeda denganku.akupun tak yakin bisa tegar pabila mendapat cobaan seperti dia.sesaat ku bersyukur,ternyata dia bukan anakku..

Sesaat kemudian 3 suster datang tergopoh2 ke ruang inkubator.salah satu dari mereka membawa kursi roda.suster yang bernama sinta berterima kasih padaku karna mau menenangkan ibu ini.mereka membawa nyonya itu kembali menjauh.sebelum sempat ku menoleh pada anakku lagi,derap kaki di lorong rumah sakit buatku melihat sosok pria tinggi tegap yang menyusul 3 orang suster tadi.samar2 ku mendengar pembicaraan mereka..
"bagaimana dengan kondisi istri saya?"kata sang suami sambil terengah2
"baik2 saja pak,tapi sedikit syok waktu melihat anaknya sendiri di r.inkubator tadi"sahut suster itu manis

Pria itu berterimakasih dan membalikkan badannya,menuju ke ruang inkubator..seketika aku bertatapan dengannya..

..dia gede..suami itu..gede..ayah dari christo..orang yang kucintai sampai saat ini..

Aku menutup bibirku yang tak percaya akan hal ini semua,air mataku tertahan saat dia tahu siapa yang dia pandang sekarang..kakiku serasa lemas,tak sanggup berdiri lagi.air mataku jatuh berderai,aku tak sanggup menerima semua ini..!aku benci dan kecewa pada diriku sendiri..!gede memelukku erat,dia juga menangis,meminta maaf atas semuanya..tapi apalah daya,yang tersisa hanya penyesalan yang mendalam.jujur,aku begitu merindu akan pelukannya.tapi sekarang ku gak mau jatuh lagi..kutepiskan pelukannya,ku bangkit dan memandangnya tajam..

"kamu jahat!murahan!sampah!!",tuduhku ketus padanya..
Gede bangkit,menghapus air matanya,tersenyum menyeringai.."itu bukti kalau aku bisa menghamili siapa saja yang kumau!aku begitu sakit hati kau campakkan begitu saja!aku mencintaimu,tapi apa?APA YANG KAU PILIH HAHH??!APA DENGAN MENJADI SEORANG KRISTEN KAMU BAKAL BISA MENGURUS ANAKMU??APA SUSAHNYA IKUT DENGANKU??KAMU BAKAL KAYA DAN MAPAN!!AKU BISA JAMIN..!,omongan gede berapi2,dapat kulihat tatapan matanya yang penuh dengan dendam padaku.tatapan seorang ida bagus gede yang lain,tak ada lagi cinta yang tersirat kecuali amarah..
Aku juga tersenyum,kali ini aku tak mau lagi terinjak olehnya,"yakin karena agama kamu meninggalkanku?bukan,kamu meninggalkanku karena kamu takut kehilangan hartamu..",ujarku sinis,senyumku selicik iblis yang menang..ya,tak ada lagi cinta..
"aku yakin rizki dapat kita cari bersama,aku tetap mencintaimu walaupun kamu seorang pengemis.pengemis ataupun pencuri,aku takkan perduli kalau memang aku begitu mencintaimu..tapi melihatmu yang seperti ini,aku bukannya dendam padamu.tapi kasihan!iya,kasihan..karena kamu begitu takut kehilangan harta DARIPADA BAYIMU SENDIRI!!",sungguhlah aku tak tega mengatakannya,tapi apa mau dikata..ini semua kenyataan pahit yang harus dijalani..

Gede terdiam terpaku menatapku,amarahnya berubah menjadi malu,harga dirinya runtuh dihadapanku.menunduk,tak kuasa melihatku yang tertawa puas,walaupun dalam hatiku ku menjerit pilu tak tahan melihatnya seperti ini..
"maafkan aku..maafkan aku..aku yang benar2 seorang pecundang..",mohon gede sambil terisak.."aku mau menghidupi anak ini,aku mau bertanggung jawab dan menjadi ayah dari dua orang ini..",sambung gede

"e-n-g-g-a--u-s-a-h!aku sanggup menjadi ibu dan ayah dari seorang christo.urus saja hasil pelarianmu dengan wanita itu.dia sudah melahirkan anak cacat,hasil dari kejahatan dan dendammu,padahal wanita itu tak tahu kenapa dia bisa seperti ini.aku percaya karma,dan ini karmamu sekarang,gede..aku tak tahan melihatnya lebih menderita setelah tahu siapa aku,rahasiakan ini,lupakan hubungan ini.aku berkata seperti ini karna aku jauh lebih beruntung dari ibu itu..karna Tuhan selalu sayang aku,aku takkan jatuh lagi.bye gede.."

Aku meninggalkan gede yang terisak kalah..aku keluar dari r.inkubator,duduk bersimpuh dan menangis sejadi jadinya di lorong rumah sakit..semuanya begitu sakit..

...

3 agustus 2009,
Tepat 9 tahun yang lalu,aku duduk di tangga ini.menanti seorang yang sangat kucintai..
Sekarang dia datang padaku,memelukku erat..
"mama,kapan christo bisa maen bareng papa?",tanyanya polos..
Aku membelai rambutnya,mencium keningnya.."papa pasti nemenin christo,suatu hari nanti sayang..sekarang maenna sama mamah ea?mau kan?"
"mau ma..ayok.."

Aku menggendongnya ke taman depan rumah kami yang luas,menemani christo yang memamerkan istana pasirnya padaku..
Senyum christo persis seperti dia,semua yang ada dalam gede ada dalam christo.aku sungguh beruntung melahirkannya,walaupun aku tak mendapatkan gede,aku mempunyai christo.yang jauh jauh lebih baik dari seorang gede..


*terinspirasi dari curhat seorang sahabat..

*based from true story..

0 comments: